SELAMAT DATANG DI SMP NEGERI 1 BRINGIN  •  WELCOME TO SMP NEGERI 1 BRINGIN  • 

SMP NEGERI 1 BRINGIN

VISI SEKOLAH:

Terwujudnya warga sekolah yang bertaqwa, santun, peduli lingkungan, dan berprestasi (Berseri)

MISI SEKOLAH:

  1. Membangun ekosistem sekolah yang relegius dan menjunjung tinggi nilai-nilai kekeluargaan, kesetaraan, dan saling menghormati dalam keberagaman;
  2. Menumbuhkembangkan budaya ikhlas, kerja keras, dan berkualitas dalam menjalankan tugas, wewenang, dan tanggungjawab;
  3. Menyelenggarakan pembelajaran dengan pendekatan kontekstual dan berdiferensiasi, dengan metode yang inovatif, kreatif, dan inspiratif untuk melayani kebutuhan tumbuhkembang siswa sesuai dengan kodrat alam dan kodrat jamannya;
  4. Melaksanakan penilaian pembelajaran yang berbasis penilaian autentik secara objektif, terpadu, akuntabel, dan edukatif dengan memanfaatkan sistem informasi dan teknologi;
  5. Melaksanakan pembinaan potensi akademik dan non akademik siswa sebagai upaya memenuhi kebutuhan tumbuh kembang siswa dan mempersiapkannya untuk berkompetisi ditingkat kecamatan, kabupaten, provinsi, dan nasional;
  6. Menerapkan pengelolaan lingkungan hidup sekolah dengan konsep asri dan budaya lingkungan hidup guna mendukung suasana pembelajaran yang nyaman dan berkualitas.
✍️ GALERI LITERASI & KARYA GURU DAN SISWA

PENA SPENSABRI

(Pemikiran dan Narasi SMPN 1 Bringin)

“WADAH KREATIVITAS GURU & SISWA SMPN 1 BRINGIN”

📖 Baca Karya Sekarang ➔

SMPN 1 BRINGIN

Mengapa harus di SMPN 1 Bringin?

Bukan hanya sekadar sekolah, tetapi tempat membangun masa depan. Berikut alasan kuat memilih SMP Negeri 1 Bringin sebagai langkah awal menuju kesuksesan:

IKHLAS MENGABDI BERKAH MENANTI

KOMPAK GUYUB RUKUN SMPN 1 BRINGIN JAYA

  • Di Balik Podium: Perjuangan Seorang Ketua OSIS

    Matahari belum sepenuhnya terbit ketika Bima Aditya, siswa kelas VIII B itu, sudah berdiri di depan gerbang sekolah. Bukan karena ia datang terlambat, melainkan karena hari itu adalah hari pertama ia menjalankan amanah barunya sebagai Ketua OSIS SMP Nusantara Bangsa. Seragam putih biru yang ia kenakan tampak rapi, tetapi di dalam kepalanya, seribu satu rencana

    “KLIK DISINI”

  • Langkah Kaki di Tanah Berdebu, Menuju Ruang Operasi yang Bersih

    Di sebuah desa terpencil yang terletak jauh dari hiruk-pikuk kota, hiduplah seorang anak laki-laki bernama Raka. Rumahnya adalah gubuk kayu sederhana dengan atap seng yang berkarat dan dinding bambu yang berlubang. Setiap pagi, sebelum matahari menampakkan diri, Raka sudah harus berjalan kaki sejauh lima kilometer ke sekolah. Bukan karena ia rajin berolahraga, melainkan karena tidak

    “KLIK DISINI”